Bagaimana Hukum Memotong Rambut atau Kuku Pada Waktu Haid ?

Assalamu`alaikum wr. wb. Pak Ustad, saya seorang wanita dan masalah yang ingin saya ketahui bagaimana hukumnya rambut atau kuku yang sengaja dipotong sewaktu haid. Perlukah kita membasuh potongan rambut atau kuku itu ketika mandi wajib atau membiarkan begitu saja potongan rambut atau kuku itu tanpa membasuhnya ? Mohon penjelasannya beserta dalil yang kuat pada masaalah ini. Sebelumnya saya ucapkan terimakasih. Gadis Semampai dari Malaysia.

Jawaban Mengenai Hukum Memotong Rambut atau Kuku Pada Waktu Haid

Bagaimana Hukumnya Memotong Rambut atau Kuku Pada Waktu Haid Bagaimana Hukum Memotong Rambut atau Kuku Pada Waktu Haid ?

Wa’alaikum salam wr. wb. Kewajiban dalam mandi adalah membasuh seluruh anggota badan, termasuk rambut dan kuku. Akan tetapi, rambut atau kuku yang telah terpotong tidak lagi termasuk anggota badan, maka tidak wajib membasuhnya. Artinya, tanpa membasuhnya, mandi seseorang telah dianggap cukup. Imam ‘Atha’ sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari, mengatakan: seorang yang junub diperbolehkan memotong rambut atau kuku. Hanya saja, menurut Imam al-Ghazaly [dalam Ihya’ Ulumuddin], seorang yang junub sebaiknya tidak memotong rambut atau kuku, bahkan dimohon untuk tidak mengeluarkan darah. Demikian ini, karena setiap anggota tubuh akan dikembalikan seperti semula pada hari kiamat nanti. Dikatakan, setiap rambut akan menuntut atas janabatnya. Pendapat Imam Ghazaly ini banyak dilansir oleh kitab-kitab Madzhab, dan banyak diajarkan di kalangan penganut Madzhab Syafiiyah di Indonesia. Walau sebenarnya terdapat catatan kritis dalam mengutip pendapat al-Ghazaly ini, pengaruhnya masih sangat kuat. Di beberapa kalangan masyarakat, wanita yang haid biasanya menyimpan rambut atau kuku yang terpotong untuk dibasuh saat mandi nanti. Catatan kritis tsb adalah bahwa tidak semua anggota badan akan dikembalikan seperti asalnya pada hari kiamat nanti. Darah, rambut atau kuku adalah diantaranya. Kalau rambut dan kuku yang terpotong akan dikembalikan lagi seperti semula, maka pada hari kiamat nanti manusia akan berambut sangat panjang. Kesimpulannya: Seorang yang junub atau haid atau lainnya TIDAK diwajibkan membasuh rambut atau kuku yang terpotong. karena tidak lagi termasuk anggota badan. Bahkan di saat belum mandi, ia diperbolehkan mencukur atau memotong rambut atau kuku.

About riejal maulana

hanya seorang yang ingin belajar menjadi muslim yang baik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s